Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
KataTribun.ID
Telusuri
KataTribun.ID
Beranda Tak Terima Dikonfirmasi Bos Obat Terlarang Aniaya Wartawan Mengunakan Sajam Tak Terima Dikonfirmasi Bos Obat Terlarang Aniaya Wartawan Mengunakan Sajam

Tak Terima Dikonfirmasi Bos Obat Terlarang Aniaya Wartawan Mengunakan Sajam

KataTribun.ID
KataTribun.ID
26 Feb, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Katatribun.id - Jakarta Timur // Saat melakukan penelusuran, tak terima dikonfirmasi oleh wartawan terkait penjualan obat terlarang jenis tramadol dan eximer, pemilik toko bersama lima orang temanya melakukan penganiayaan terhadap wartawan media online Antarwaktu.com dan pengrusakan mobil. Kejadian itu berlangsung dramatis, di Jl. Kayu Putih Pulo Gadung, East Jakarta City, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pada Selasa 25/02/2025


Obat daftar G (G=Gevaarlijk=Berbahaya) yaitu obat yang untuk memperolehnya harus dengan resep dokter ditandai dengan lingkaran merah bergaris tepi hitam dengan tulisan huruf K di dalamnya. Namun dari informasi di masyarakat, justru obat tersebut beredar bebas di wilayah Pulo Gadung dan sekitarnya untuk dijual kepada warga tanpa resep dokter.

Serangan terhadap jurnalis dan mobil  jurnalis, hingga berlanjut kepada pengrusakan mobil yang dikendarai. Terlihat mobil hancur kaca bagian belakang dan akibat di hantam dengan parang oleh bos obat terlarang dan rombongannya.

Kronologis kejadian, pada saat awak media melakukan investigasi menyeluruh dengan menyambangi toko yang diduga penjual obat tramadol dan hexymer pukul  23:30 tanggal 26 Februari 2025. Saat hendak di konfirmasi, penjaga toko obat itu menelpon bosnya ketika awak media konfirmasi harga obat terlarang yang iya jual.

“Saya jual obat tramadol dan exhymer, Disini saya baru bang. saya dari Aceh punya istri di Banten, Untuk bos saya Iksan, saya telepon bos saya dulu ya bang,” ujar dia 


Sekitar 30 menit kurang lebihnya, bos yang mengaku bernama iksan bersama 5 orang temanya datang dan melakukan pemukulan menggunakan stik golf dan parang. Beruntung salah satu wartawan menyalakan mobil untuk menyelamatkan mobil beserta timnya.

Sebelumnya, kejadian tersebut tim awak media sudah memberikan informasi lengkap, Vidio obat terlarang, Serloknya dan vidio saat pemilik toko menganiaya wartawan, Namun tida ada tindakan dari pihak Kepolisian.

Noni wartawan Katatribun.id mengatakan bahwa tidak kekerasan terhadap wartawan saat melakukan peliputan tidak dibenarkan.

Menurut Suratmin hal tersebut sebagai bentuk menghalangi kerja kerja jurnalis, dimana kerja kerja jurnalis sudah jelas dilindungi undang undang.

”Tindakan penjual bos obat terlarang terhadap Wartawan itu harus diusut tuntas oleh Kepolisian,” Tegas Noni

Noni menyangkan tindakan kekerasan yang dialami wartawan Antarwaktu.com tersebut, dimana kekerasan dialami saat tugas liputan dengan menggunakan atribut lengkap.

“Kami sangat sesalkan hal tersebut. Ini merupakan bentuk penganiayaan Ini tentunya sangat mencederai kebebasan pers, serta sudah ditetapkan dalam pasal 435 dan atau 436 Undang Undang RI No.17 Tahun 2023 tentang kesehatan. Jelasnya 


Red/Vini Amelia 


Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Kodir dan Mitra Kerja Darsa Tegaskan Tebangan di RPH Margamukti Resmi, Bukan Illegal Logging

KataTribun.ID- Selasa, Maret 17, 2026 0
Kodir dan Mitra Kerja Darsa Tegaskan Tebangan di RPH Margamukti Resmi, Bukan Illegal Logging
Kuningan – Tuduhan adanya praktik illegal logging di kawasan hutan wilayah Kecamatan Cimahi yang sempat diberitakan oleh salah satu media online mendapat banta…

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Advertiser

Berita Terpopuler

Luar Biasa! Kolaborasi HMI UPG dan Pemuda Cinanggung Sukseskan Ramadhan Ceria 2026 di Masjid Ashomad

Luar Biasa! Kolaborasi HMI UPG dan Pemuda Cinanggung Sukseskan Ramadhan Ceria 2026 di Masjid Ashomad

Kamis, Maret 12, 2026
Ombudsman Kaltim Mulai Periksa Aduan Permohonan Sertifikat Tanah, GMOCT Apresiasi dan Kawal Kasus 232 Masyarakat

Ombudsman Kaltim Mulai Periksa Aduan Permohonan Sertifikat Tanah, GMOCT Apresiasi dan Kawal Kasus 232 Masyarakat

Kamis, Maret 12, 2026
Paguyuban Pengusaha Pribumi : Pengadaan Barang/jasa di Banten sedang Tidak Baik

Paguyuban Pengusaha Pribumi : Pengadaan Barang/jasa di Banten sedang Tidak Baik

Jumat, Maret 13, 2026
Merasa Jadi Korban Penganiayaan, Mahasiswa di Jember Laporkan Seorang Pria ke Polisi

Merasa Jadi Korban Penganiayaan, Mahasiswa di Jember Laporkan Seorang Pria ke Polisi

Sabtu, Maret 14, 2026
Diduga Asal Jadi, Proyek Drainase DPUPR Kota Serang Abaikan Kualitas dan K3

Diduga Asal Jadi, Proyek Drainase DPUPR Kota Serang Abaikan Kualitas dan K3

Minggu, Maret 01, 2026
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan – Orangtua Korban Tegas: Keadilan Harus Tercapai!!

Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan – Orangtua Korban Tegas: Keadilan Harus Tercapai!!

Selasa, Maret 10, 2026
Dugaan Camat Petir Ada "Main Mata" Dan Praktek Gratifikasi Proses Izin Pembangunan Menara Tower BTS Di Desa Tambiluk

Dugaan Camat Petir Ada "Main Mata" Dan Praktek Gratifikasi Proses Izin Pembangunan Menara Tower BTS Di Desa Tambiluk

Minggu, Maret 01, 2026
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan, Orang Tua Korban Tetap Menuntut Keadilan

Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan, Orang Tua Korban Tetap Menuntut Keadilan

Selasa, Maret 10, 2026
Mafia  Solar Subsidi di Nganjuk Diduga Dibekingi Oknum Anggota Aktif, Ada Apa dengan APH?

Mafia Solar Subsidi di Nganjuk Diduga Dibekingi Oknum Anggota Aktif, Ada Apa dengan APH?

Minggu, Maret 01, 2026
Warga Mulai Geram," Diduga PT DGW Penyebab Timbulnya Bau Busuk Mirip Bangkai Tikus.

Warga Mulai Geram," Diduga PT DGW Penyebab Timbulnya Bau Busuk Mirip Bangkai Tikus.

Rabu, Maret 11, 2026

Berita Terpopuler

Luar Biasa! Kolaborasi HMI UPG dan Pemuda Cinanggung Sukseskan Ramadhan Ceria 2026 di Masjid Ashomad

Luar Biasa! Kolaborasi HMI UPG dan Pemuda Cinanggung Sukseskan Ramadhan Ceria 2026 di Masjid Ashomad

Kamis, Maret 12, 2026
Ombudsman Kaltim Mulai Periksa Aduan Permohonan Sertifikat Tanah, GMOCT Apresiasi dan Kawal Kasus 232 Masyarakat

Ombudsman Kaltim Mulai Periksa Aduan Permohonan Sertifikat Tanah, GMOCT Apresiasi dan Kawal Kasus 232 Masyarakat

Kamis, Maret 12, 2026
Paguyuban Pengusaha Pribumi : Pengadaan Barang/jasa di Banten sedang Tidak Baik

Paguyuban Pengusaha Pribumi : Pengadaan Barang/jasa di Banten sedang Tidak Baik

Jumat, Maret 13, 2026
Merasa Jadi Korban Penganiayaan, Mahasiswa di Jember Laporkan Seorang Pria ke Polisi

Merasa Jadi Korban Penganiayaan, Mahasiswa di Jember Laporkan Seorang Pria ke Polisi

Sabtu, Maret 14, 2026
Diduga Asal Jadi, Proyek Drainase DPUPR Kota Serang Abaikan Kualitas dan K3

Diduga Asal Jadi, Proyek Drainase DPUPR Kota Serang Abaikan Kualitas dan K3

Minggu, Maret 01, 2026
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan – Orangtua Korban Tegas: Keadilan Harus Tercapai!!

Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan – Orangtua Korban Tegas: Keadilan Harus Tercapai!!

Selasa, Maret 10, 2026
Dugaan Camat Petir Ada "Main Mata" Dan Praktek Gratifikasi Proses Izin Pembangunan Menara Tower BTS Di Desa Tambiluk

Dugaan Camat Petir Ada "Main Mata" Dan Praktek Gratifikasi Proses Izin Pembangunan Menara Tower BTS Di Desa Tambiluk

Minggu, Maret 01, 2026
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan, Orang Tua Korban Tetap Menuntut Keadilan

Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Petir Naik ke Tahap Penyidikan, Orang Tua Korban Tetap Menuntut Keadilan

Selasa, Maret 10, 2026
Mafia  Solar Subsidi di Nganjuk Diduga Dibekingi Oknum Anggota Aktif, Ada Apa dengan APH?

Mafia Solar Subsidi di Nganjuk Diduga Dibekingi Oknum Anggota Aktif, Ada Apa dengan APH?

Minggu, Maret 01, 2026
Warga Mulai Geram," Diduga PT DGW Penyebab Timbulnya Bau Busuk Mirip Bangkai Tikus.

Warga Mulai Geram," Diduga PT DGW Penyebab Timbulnya Bau Busuk Mirip Bangkai Tikus.

Rabu, Maret 11, 2026
KataTribun.ID

About Us

katatribun.id merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: katatribun58@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 | KataTribun.ID
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber