Kapolsek Leles Terlalu Sibuk Survey Beras dan Tanam Jagung, Nyatanya Penjual Obat Daftar G Masih Bebas
Garut, Katatribun.id - Peredaran obat keras kembali marak di wilayah hukum Polsek Leles, Polres Garut. lemahnya pengawasan baik dari Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Kesehatan BPOM Setempat.
Peredaran Obat-obatan Narkoba Golongan G jenis Eximer dan Tramadol sangat Bebasnya diperjual belikan ke Remaja, Pelajar hingga orang dewasa.
“Saya cuma kerja disini bang, saya kerja ikut bang Rijal, dan saya hanya jual dua macam obat tramadol dan Eximer aja,” Ujar Penjual obat pada wartawan
Ia juga mengatakan penghasilan setiap penjualan bisa tembus Rp. 5 juta rupiah dalam sehari, buka jam 10 pagi,”Ungkapnya.
Ditempat terpisah Rijal ketika dikonfirmasi membenarkan warung tersebut miliknya."Warung saya cuman satu yang di Jl. Jalan Asparagus, Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Kata Bos Rizal melalui pesan WhatsAppnya
Lanjut masih kata bos Rizal “Bukan engga direspon bang, hp nya tida di bawa, di taro di laci warung ”Ujarnya.
Diduga kuat sudah Kordinasi sana sini dan suap sana sini yang membuat pemain obat daftar G ini aman dan tidak tersentuh aparat penegak hukum.
Kapolsek Leles saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya Sedang Sibuk Menanam jagung dan survei beras sampe lupa di wilayahnya beredar Narkoba Golongan G.
Aldi Selaku Aktivis dan Sekaligus Mahasiswa Meminta Pihak Kepolisian Polsek Leles dan Polres Garut segera melakukan tindakan tegas dan perbaikan jangan hanya diam” Tegas Aldi. (Red/Jon)

Posting Komentar