*Pedagang Kopi di Stadion Maulana Yusuf Keluhkan Sepinya Pembeli*
Serang,,KataTribun.id// Sejumlah pedagang kopi di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, mengeluhkan sepinya pembeli. Kondisi ini dirasakan sejak pengunjung lebih memilih duduk di area depan yang didominasi pedagang kuliner berkonsep take away.
Pada Selasa (10/2), salah satu pedagang kopi berinisial MN mengatakan bahwa omzet hariannya terus menurun.
“Biasanya sehari bisa tembus Rp500 ribu. Tapi sejak klaster take away dibagusin terus, pedagang yang di belakang jadi nggak kebagian pembeli. Orang-orang semuanya ke take away,” ujarnya kepada awak media.
Menurut MN, selain perubahan konsep penataan, penutupan akses jalan juga memperparah kondisi.
“Sekarang jalannya dipasang portal, katanya supaya motor nggak masuk. Tapi kalau ditutup begini, jangankan motor, pengunjung yang jalan kaki aja harus muter dulu buat masuk,” tambahnya.
Sebelumnya, ratusan pedagang kaki lima dan warung kopi telah direlokasi ke lokasi baru yang disediakan Pemerintah Kota Serang, tepatnya di belakang Stadion Maulana Yusuf. Namun, dalam pelaksanaannya, relokasi tersebut menimbulkan berbagai polemik dan keresahan di kalangan pedagang.
Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya berharap Pemkot Serang dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dapat memberikan instruksi kepada pengurus paguyuban maupun satuan tugas terkait untuk mengevaluasi dan memperbaiki konsep kawasan kuliner tersebut.
“Konsep Wisata Kuliner Stadion ini seharusnya dimatangkan. Kalau klaster tengah memang khusus take away, sebaiknya tidak ada tempat duduk dine-in, supaya pedagang kopi di belakang juga kebagian rezeki. Dulu konsepnya jelas, beli makanan di take away, minum dan nongkrongnya di warung kopi. Sekarang konsepnya jadi tidak jelas,” ungkapnya.
Selain berdampak pada menurunnya omzet pedagang kopi, konsep penataan yang belum matang ini juga dinilai mengurangi nilai estetika kawasan. Banyaknya tempat duduk di tengah klaster take away membuat area kuliner terlihat kumuh dan semrawut.
Red

Posting Komentar