Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman Dorong Peran Sarjana NU di Tengah Masyarakat
KOTA Serang, KataTribun.id -Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menekankan pentingnya peran kaum intelektual seperti para pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Serang dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut dia, pengabdian sarjana tidak cukup berhenti pada forum diskusi, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh umat dan masyarakat luas.
“NU berbicara tentang umat. Maka kekuasaan dan jabatan harus diterjemahkan dalam pengabdian intelektual yang memberi manfaat,” ujar Muji saat menghadiri Penutupan Upgrading dan Rakercab PC ISNU Kota Serang di Hotel Puri Kayana, Cipare, Kota Serang, Minggu (8/2/2026).
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menekankan pentingnya peran kaum intelektual seperti para pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Serang dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut dia, pengabdian sarjana tidak cukup berhenti pada forum diskusi, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh umat dan masyarakat luas.
Selain itu, Muji mengingatkan pentingnya penguatan literasi digital di tengah perubahan zaman. Menurut dia, penguasaan teknologi menjadi bekal penting bagi sarjana NU agar tetap relevan dan mampu berperan aktif di ruang publik.
“Para sarjana NU harus adaptif terhadap perkembangan teknologi agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC ISNU Kota Serang, Asep Najmutsakib, mengatakan bahwa kepengurusan periode kedua menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan perluasan peran ISNU di tengah masyarakat. Jika pada periode sebelumnya ISNU lebih banyak fokus pada penguatan internal, kini organisasi tersebut bersiap memperluas asas kebermanfaatan.
“Pada periode pertama, kami fokus pada konsolidasi internal dan penguatan struktur. Di periode kedua ini, kami berani keluar dan memperluas asas kebermanfaatan ISNU untuk masyarakat,” kata Asep.
Ia menuturkan, ISNU Kota Serang memiliki sumber daya manusia yang beragam, mulai dari latar belakang pendidikan, sosial, teknik, hingga hukum. Keragaman tersebut, kata dia, merupakan potensi besar yang harus dielaborasi menjadi kekuatan kolektif untuk menjawab persoalan-persoalan publik.
Asep juga menegaskan kesiapan ISNU untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta mengambil posisi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
ISNU, menurut dia, siap memberikan koreksi terhadap kebijakan yang dinilai kurang tepat, sekaligus mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Peran sarjana tidak hanya mengkritik atau mengeluh. Kita harus hadir dengan solusi dan keberpihakan pada nilai kemaslahatan,” tegasnya.
Ia menilai kehadiran Ketua DPRD Kota Serang dalam kegiatan tersebut sebagai awal yang baik untuk membangun komunikasi yang sehat antara ISNU dan lembaga legislatif, sekaligus mencegah terjadinya misinformasi di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Asep juga mengungkapkan rencana program konkret ISNU ke depan, salah satunya mendorong pelaksanaan isbat nikah massal bagi pasangan suami istri di Kota Serang yang belum memiliki buku nikah. Program tersebut dirancang sebagai bentuk kepedulian ISNU terhadap persoalan legalitas perkawinan yang masih ditemukan di masyarakat.
Red

Posting Komentar