Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Link. Sukalila Berlangsung Khidmat
KataTribun.id-Serang, Lingkungan Sukalila Kelurahan Kepuren Kecamatan Walantaka Kota Serang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan antusiasme warga, bertempat di Lapangan Bulutangkis, Link. Sukalila, pada Minggu 18 Januari 2025. Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur kelurahan, serta jamaah dari berbagai kalangan acara tersebut bertema "MEWUJUDKAN GENERASI BERAKHLAK MULIA MELALUI ISRA MIRAJ NABI MUHAMMMAD SAW"
Acara diawali dengan pembacaan hadorot yang dipimpin oleh Bapak K.H. Zaenuri, sebagai bentuk tawassul dan doa bersama agar acara berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Selanjutnya, suasana semakin syahdu dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Reza Maulana, qori internasional asal Bogor, yang melantunkan ayat-ayat suci dengan tartil dan penuh penghayatan.
Memasuki sesi sambutan, Ketua Pelaksana, Bapak Edi Suhaedi, menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara peringatan Isra Mi’raj ini. Ia berharap momentum Isra Mi’raj dapat menjadi sarana meningkatkan keimanan dan kebersamaan warga.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Lurah Kepuren, Subhan, S.H., yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia menekankan pentingnya peringatan Isra Mi’raj sebagai pengingat akan kewajiban salat serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Kemudian, sambutan disampaikan oleh Ketua DKM Masjid Al-Ijtihad sekaligus sesepuh penasehat, Bapak H. Muhamad Wardi Asikin, SIP., M.M. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai inspirasi dalam meningkatkan akhlak, ibadah, dan kepedulian sosial.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Muzayanah, qori’ah internasional asal Tangerang, yang menambah kekhusyukan suasana peringatan Isra Mi’raj tersebut"
Puncak acara diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Bapak K.H. Ma’ruf Fatoni. Dalam ceramahnya, beliau mengulas makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj, khususnya tentang perintah salat sebagai tiang agama serta pentingnya menjaga keimanan di tengah tantangan zaman.
peristiwa Isra’ Mi’raj ini memiliki arti penting bagi pembinaan keperibadian manusia, karena dalam peristiwa Isra’ Mi’raj tersebut Nabi menerima perintah shalat lima waktu dalam sehari.
Sebagai penutup, acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Bapak Ustadz Sukri, memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh jamaah serta masyarakat Link. Sukalila.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi spiritual dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Yugo Permana Aji & Zul Pimred



Posting Komentar